Pengobatan Penyakit Miom

Pengobatan Penyakit Miom Alami | Penyakit Miom dan Pengobatanya

Pengobatan alami penyakit miom kini bisa dengan terapi suplemen alami jelli gamat dan spirulina yang sudah terbukti dan teruji ampuh untuk pengobatan penyakit miom secara alami tanpa efek samping dan tanpa operasi. Penyakit mioma merupakan tumor jinak yang berasal miometrium, yakni daerah sekitar rahim, otot rahim dan jaringan ikat sekitarnya.Berikut adalah penjelasan singkat mengenai penyakit miom dan pengobatan penyakit miom secara herbal alami.

Penyakit miom diagnosis dengan cara mengetahui keluhan, pemeriksaan fisik, serta pemeriksaan penunjang berupa USG, dan MRI yang dapat membrikan gambaran pencitraan yang lebih akurat dalam penilaian ukuran, jumlah, lokasi mioma.

Pengobatan pada mioma kecil dan tidak menimbulkan keluhan, tidak diberikan terapi, hanya perlu diamati tiap 3- 6 bulan untuk menilai pembesarannya. Pembedahan dan pengangkatan mioma dilakukan bila besarnya mioma melebihi besar rahim seperti pada kehamilan 12- 14 bulan minggu. Sayangnya, kata Junita, pada beberapa pasien atau sekitar 40- 50% terjadi kekambuhan setelah dilakukan miomektomi atau pengangkatan mioma dan dua pertiganya memerlukan pembedahan lagi.

Pembedahan penyakit mioma meliputi miomektomi bagi yang masih menginginkan fungsi reproduksi, atau histerektomi bagi yang sudah tidak menginginkan fungsi reproduksi.

pengobatan alami penyakit miom

Penyakit mioma akan memicu keluhan di sistem reproduksi, diantaranya:
  1. Persarahan abnormal
  2. Ketidaknyamanan di panggul. Hal itu karena pembesaran uterus akibat mioma menyebabkan sensasi tekanan, frekuensi berkemih, inkontinensia, dan konstipasi (sembelit)
  3. Dismenore (nyeri perut)
  4. Infertilitas (sekitar 2- 3% kasus infertilitas dipicu normal)
  5. Jika sedang hamil, mioma berpotensi menyebabkan keguguran spontan

Pengobatan penyakit miom atau mioma secara alternatif dengan jelly gamat dan spirulina, berikut adalah kesaksian kesembuhanya:

Sumber Majalah Trubus, Oktober 2009.

AKIBAT MIOMA BERDIAMETER 7 CM, DOKTER HANYA MEMBERI SATU PILIHAN BAGI ENDANG SUJIATI: PENGANGKATAN RAHIM.

Ibu Endang Sujiati - Tanjung Padan (Belitung)

Sebelum melakukan pengobatan penyakit miom
" Berawal dari pendarahan terus-menerus selama 5 hari hingga akhirnya harus dirawat di RS membuat saya berpikir pasti ada sesuatu yang tidak beres dalam tubuh saya, ujar ibu Endang asal Tanjung Padan Belitung. Ditambah lagi rasa sakit dibawah pusar hampir setipa hari saya rasakan, ini semua terjadi di tahun 2006, kenang ibu Endang. Semua terjawab ketika dokter di Tanjung Padan mengatakan bahwaterdapat Mioma di organ reproduksi saya sebesar 7 cm, dan harus segera diangkat melalui tindakan operasi. Saat itu saya bertahan belum mau dioperasi dan atas dukungan keluarga kami mencari jalan lain dan memilih berobat ke salah satu RS besar di Jakarta sebagai pilihan ke dua, namun ternyata hasilnya tetap sama mioma ini sudah besar dan harus segera diangkat.
Tanpa sengaja di ruang tunggu RS tersebut saya betemu dengan seseorang yasng menawarkan untuk mengkonsumsi Jeli Gamat dan Spirulina Pacifica. Seseorang yang tidak saya kenal, namun ternyata membawa perubahan dalam hidup saya.

Sesudah melakukan pengobatan penyakit miom dengan jeli gamat dan spirulina
Mau untuk mecoba!!! itu adalah kesepakatansaya dan keluarga ketika memutuskan minum Jeli Gamat dan Spirulina Paifica. Dalam sehari saya minum 3x1sdm Jeli Gamat dan 3x10tabs Spirulina Pacifica. Kembali pulang ke Belitung, Jeli Gamat dan Spirulina Pacifica tetap saya konsumsi hingga 5 bulan kemudian tepatnyaSeptember 2007, tiba waktunya untuk kontrol kembali ke Jakarta. Saya menyimpan harapan besar agar operasi tidak perlu dilakukan dan ternyata benar! Mioma sudah mengecil menjadi 1.5cm. Dokter mengatakan, "kondisi ibu sudah jauh lebih baik, operasi tidak perlu dilakukan". Luar biasa bagi saya. Dan diawal tahun 2008 saat kembali dilakukan pemeriksaan mioma tersebut sudah tidak ada lagi. Manfaat Jeli Gamat dan Spirulina Pacifica sangat nyata bagi saya.

Bukti empiris itu sejalan dengan hasil riset AM Popov, peneliti di Institut Pasifik untuk Kimia Bioorganik Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia. Popov membuktikan teripang berefek sitotoksik alias pembunuh sel kanker berkat kandungan glikosida seperti echinosida A dan B, holotoksin A1, holothurin A dan B, serta curucumariosida G1. Glikosida merupakan senyawa alami yang bersifat antitumor dan antikanker.

Kandungan filinopsida A dalam teripang pun ampuh menekan pertumbuhan tumor. Musababnya filinopsida bersifat ant iangiogenesis alias mencegah pembentukan pembuluh darah mikro baru. Akibatnya sel tumor gagal berkembang dan mati akibat tak mendapatkan pasokan nutrisi. Itu masih diimbangi oleh khasiat spirulina yang kaya antioksidan. Tak heran, penyakit mioma Endang urung berkembang dan tergerus hilang tak berbekas.

Untuk informasi dan pemesanan jelli gamat luxor serta spirulina pacifica untuk alternatif pengobatan penyakit miom silahkan dapat menghubungi via telepon atau sms Ibu Diana 085221804959

{ 2 komentar... read them below or add one }

dimdroid mengatakan...

Terimakasih Infonya
sangat bermanfaat..
Perkenalkan saya mahasiswa Fakultas Kedokteran di UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA Yogyakarta
:)

mar yanto mengatakan...

mau nanya, diapotek - apotek ada tidak?

Poskan Komentar