Pengobatan Penyakit Kista Ovarium

Pengobatan Penyakit Kista Ovarium | Obat Kista Ovarium Alami

Pengobatan Alami Penyakit Kista Ovarium secara alternatif;- Penyakit Kista adalah kantong abnormal yang berisi cairan abnormal. Kista yang berada di dalam atau permukaan ovarium ( indung telur ) di sebut kista ovarium atau tumor ovarium. Sebenarnya penyakit kista tak hanya bisa tumbuh di indung telur atau di ujung saluran telur (fimbria) namun juga dapat ditemui bagian tubuh lainya.
pengobatan penyakit kista ovarium

Berbeda dengan kista, miom yang satu rumah dengan janin, yaitu di rahim, jelas tidak bisa diutak-atik. Miom adalah bungkus otot rahim yang berubah menjadi tumor jinak. Istilah sederhananya daging tumbuh di rahim atau dinding rahim. Miom berbentuk keras tapi bisa juga mencair kalau suplai oksigen ke bagian itu kurang. Pada kenyataannya, seorang wanita bisa mengalami baik kista maupun mioma secara bersamaan.

Penyebab Penyakit Kista Ovarium

Faktor pemicu kista saat ini banyak sekali terutama radikal bebas, di antaranya pencemaran udara akibat debu dan asap pembakaran kendaraan atau pabrik. Asap kendaraan, misalnya, mengandung dioksin yang dapat memperlemah daya tahan tubuh, termasuk daya tahan seluruh selnya. Kondisi ini merupakan salah satu pemicu munculnya kista. Selain faktor tersebut, ada beberapa faktor resiko berkembangnya kista ovarium pada wanita yang biasanya memiliki:

-Riwayat kista ovarium terdahulu
-Siklus haid tidak teratur
-Makanan yang mengandung lemak tinggi
-Menstruasi di usia dini
-Sulit hamil
-Penderita gangguan hormon seperti pada penderita hipotiroid
-Penderita kanker payudara yang pernah menjalani kemoterapi

Gejala dan Diagnosa Penyakit Kista

Sebagian besar penyakit kista ovarium tidak menimbulkan gejala dan secara tidak sengaja terdeteksi melalui USG pada saat pemeriksaan  kandungan. Gejala lainya hanya sedikit nyeri yang tidak berbahaya tetapi adapula kista yang berkembang menjadi besar dan menimpulkan nyeri yang tajam. Untuk memastikan penyakit kista tidak bisa dilihat dari gejala-gejala saja karena mungkin gejalanya mirip dengan keadaan lain seperti endometriosis, radang panggul, kehamilan ektopik (di luar rahim) atau kanker ovarium.
Beberapa gejala yang harus perhatikan bagi penderita kista adalah:
  • Timbulnya kram pada perut bagian bawah, nyeri panggul seperti tertusuk
  • Siklus haid yang tidak teratur
  • Perut bagian bawah sering terasa penuh atau terasa tertekan
  • Nyeri haid yang luar biasa terasa hingga ke pinggang belakang
  • Nyeri panggul setelah olahraga  atau senggama
  • Sakit atau tekanan yang menyertai saat buang air
  • Rasa Mual dan muntah
  • Keluarnya flek darah dari vagina disertai rasa nyeri
  • Mengalami pendarahan yang luar biasa hingga terjadi anemia

Operasi Kista Ovarium

Bagaimana kista harus ditangani tentunya bergantung pada kasus yang terjadi. Kista fisologis yang memang tumbuh saat hamil seperti korpus luteum tentu akan dibiarkan saja. Namun, semua kista patologis harus segera dibuang dengan tindakan operasi.

Menurut, Ketua Yayasan Endometriosis Indonesia, operasi pengangkatan kista saat hamil tidak akan mengganggu janin. Orang awam memang sering keliru membedakan antara rahim dan indung telur. Padahal ini jelas berbeda. Rahim merupakan tempat tinggal janin sedangkan indung telur tempat bersarangnya kista. Berarti janin dan kista memiliki 'rumah' yang berbeda. Tidak perlu khawatir keguguran.Penanganan kista umumnya memang harus dengan operasi demi kebaikan ibu dan janin.

Pengobatan Penyakit Kista Ovarium dengan ekstrak gamat dan spirulina


Salah satu pengobatan alternatif untuk penyembuhan penyakit kista ovarium dengan konsumsi jelly gamat dan Spirulina Pacifica. Berikut adalah kisah nyata yang telah sembuh dari penyakit kista ovarium : Ekstrak Pembatal Operasi – sumber: Majalah Trubus 465 Agustus 2008.

Testimoni pengobatan kista ovarium dengan Jelly Gamat Spirulina

Di ruang operasi sebuah rumah sakit di Jakarta Barat, Maria Prihartini meloncat kegirangan. Terima kasih, Tuhan, kata perempuan 29 tahun itu. Tindakan penyelamatan itu urung lantaran beberapa menit sebelum operasi dokter memindai perut Maria. Namun kista cokelat yang ia idap tak ditemukan. Dokter lain memindai ulang dengan alat mutakhir, hasilnya sama: tak ada kista.

Padahal malam sebelumnya pada awal tahun 2007, Maria berpuasa seperti saran dokter. Ia mengetahui mengidap kista berukuran 7 cm itu pada November 2006. Ketika itu Maria pingsan setelah berjam-jam menahan sakit di perut bagian bawah. Keluarga membawanya ke Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Kedoya Jakarta Barat. Pemeriksaan dengan ultrasonografi menunjukkan terdapat kista ovarium alias kista cokelat di rahim Maria.

Dua hari kemudian wanita kelahirin Surakarta itu mengalami dehidrasi berat. Itu lantaran ia tidak makan dan minum apa pun pascasiuman. Maklum, is memang kerap muntah usai makan dan minum. Kejadian itu berulang-ulang dalam 3 tahun terakhir, terutama ketika datang bulan. Maria menduga, itu gangguan biasa akibat menstruasi. Saya kira sakit biasa karena haid. ujarnya.

Biang keladi di balik semua itu terungkap: penyakit kista ovarium. Kista merupakan rongga tertutup berisi cairan darah encer, kental, atau setengah padat berwarna cokelat yang dilapisi epitel alias jaringan set yang melapisi kulit atau selaput lendir. Kista cokelat ini bisa ditimbulkan oleh endometriosis, tumbuhnya jaringan endometrium di luar rahim sehingga disebut juga kista endometriosis. Menurut Dr Tagor Sidabutar, SpOG dari Rumah Sakit PGI Cikini, kista di kandungan berasal dari indung telur.

Kista ovarium membahayakan karena menyerang dan mendesak sel telur. Kista menekan indung telur sehingga nyeri luar biasa, persis yang dirasakan Maria. Lalu timbul perlengketan dan pergesekan di usus dan menimbulkan nyeri. Hingga kini penyebab penyakit kista belum diketahui Dugaan sementara, karena faktor genetik, kata dokter alumnus University of Paris, Perancis itu. Perempuan yang ibunya mengidap kista atau tumor, juga berpeluang mengidap kista.

Meski bersifat genetis, gaya hidup memicu munculnya kista. Contoh, kebiasaan mengkonsumsi makanan mengandung hormon, radikal bebas, dan kolesterol -misal makanan cepat saji kaya hormon estrogen dan radikal bebas. Dampaknya, menurunkan antioksidan dalam tubuh schingga imunitas anjlok. Begitu juga dengan merokok yang menyebabkan perubahan genetik dalam sel.

Menurut dr Sidi Aritjahja, dokter dan herbalis di Yogyakarta, kista terjadi karena sumbatan dan peradangan. Akibat sumbatan kolesterol pada saluran tertentu. Sel-sel tumor tumbuh di tempat itu. Jika peradangan terjadi pada sel kelenjar akan menimbulkan sekresi berlebih. Sayangnya. gejala tidak tampak pada fisik seseorang. Oleh karena itu kista kerap ditemukan secara kebetulan lewat pemeriksaan ultrasonografi.

Sebetulnya kista kelainan sel atau jaringan dapat ditemukan di berbagai bagian tubuh. terutama di organ reproduksi seperti indung telur, leher rahim, dan rahim. Menurut Sidi, dokter alumnus Universitas Gadjah Mada, kista adalah tumor kelenjar schingga namanya tergantung letak kelenjar. Bila tumor ada di ovarium disebut kista ovarium, di ketiak: kista axial, di payudara: kista mame.

Teripang

Untuk cara menyembuhkan penyakit kista atau mengobati tumor cokelat itu. dokter menyarankan Maria melakukan operasi pembuangan kista. Sebab, kista membahayakan keselamatannya. la menolak saran itu dan lebih memilih mengkonsumsi obat-obatan untuk solusi penyembuhan. Obat resep dokter ia habiskan dalam 3 bulan, tetapi belum ada tanda-tanda kesembuhan. Pada Februari 2007, pendirian Maria mulai goyah karena tidak tahan dengan rasa nyeri dan sakit ketika menstruasi.

Ia memutuskan untuk dioperasi sesuai saran dokter terdahulu. la menceritakan keputusan itu kepada bibinya, Sri Lestari. Ketika itu sang bibi memberikan sebotol ekstrak teripang plus spirulina. Sejak saat itu perempuan kelahiran Surakarta 5 juli 1979 itu rutin mengkonsumsi 2 sendok makan ekstrak teripang dan 10 butir tablet spirulina. Frekuensinya 2 kali sehari.

Nah, pada awal Maret ketika hendak operasi itulah dokter memindai perut Maria. Kista ovarium 7 cm itu menghilang. Maria pun sembuh. Menurut Tagor, dalam dunia medis, mekanisme cara menyembuhkan kista dengan membangkitkan antitumor lebih dominan. Itu berarti sejalan dengan risct Tong Y dari Divisi Farmakologi Antitumor, Institute Materia Medika Shanghai, yang meneliti efek antitumor pada teripang. Kandungan saponin satwa laut itu mampu mencegah pembentukan pembuluh darah mikro baru atau angiogenesis pada sel tumor.

Sel tumor mati

Saponin pada teripang disebut filinopsida A. Penyuntikan 2-10 mikroliter filinopsida A pada aorta tikus menyebabkan sel tumor tidak mendapat pasokan nutrisi sehingga urung berkembang dan mati. Riser Jaime Rodriguez memperkuat fakta itu. Periset Universidad de Santiago de Compostela Spanyol itu membuktikan teripang mengatasi tumor lantaran kandungan glikosidanya.

Ia menguji khasiat teripang terhadap penumpasan sel kanker limpa P-388, A-549 (kanker paru-paru), HeLa (tumor rahim). dan B-18-Fl (melanoma). Untuk mengetahui senyawa aktif yang berpengaruh, Jamie mengekstrak 300 teripang dalam metanol. Setelah kering tersisa 79 gram bubuk ekstrak teripang. la memasukkannya ke kromatografi dan memperoleh 0,93 g glikosida. Glikosida senyawa alami bersifat antitumor dan antikanker.

Setelah dimasukkan ke alat rekromatografi DCCC, terlihat kandungan glikosida berupa 40 mg holothurinosideA, 9 mg holothurinoside B, 15 mg holothurinoside C. 10 mg holothurinoside D. dan 20 mg desholothurin A. Kelima senyawa itulah yang terbukti efektif menggempur segala tumor. Kandungan asam amino teripang juga memperkuat kekebalan tubuh sehingga ketahanan terhadap penyakit meningkat.

Jelly gamat dan Spirulina Pacifica merupakan salah satu makanan kesehatan untuk segala usia. Selain sebagai salah satu alternatif pengobatan penyakit kista tanpa operasi, jelly gamat spirulina adalah suplemen penting yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Pengobatan penyakit kista secara alternatif dengan Jelly Gamat Luxor dan Spirulina Pacifica, Info Hub. Fanny Diana 087824683339.

{ 0 komentar... read them below or add one }

Poskan Komentar